hay... semua temen temen... aku mau bagi ilmu dikit nih. tadi di sekolah ada yang bertanya sama aku tentang kalimat tunggal dan kalimat majemuk, nih sekarang aku kasih tau apa sih yang di maksud kalimat majemuk dan kalimat tunggal.
Kalimat Tunggal dan Kalimat Majemuk
Dilihat dari segi bentuknya, kalimat dibagi menjadi
dua, yaitu kalimat tunggal dan kalimat majemuk
1. Kalimat Tunggal
Kalimat tunggal adalah kalimat yang terdiri dari
satu pola kalimat, yaitu terdiri dari satu subjek, satu predikat, dan bisa
dilengkapi dengan objek dan keterangan.
Contoh:
- Kakak berlari
S P
- Pak Arman makan bakso
S P O
- Pak Arman makan bakso di
kantin
S P O K
Perluasan kalimat
tunggal dapat dilakukan di antara keterangan tempat, keterangan waktu,
keterangan alat, keterangan cara, dan sebagainya.
Perhatikan contoh
berikut.
1. Amir bermain sepak
bola di lapangan
S P O Ket.
tempat
2. Paman mengunjungi kami kemarin
S P O Ket.
waktu
3. Ibu menjahit pakaian dengan
rapi
S P O Ket.
cara
4. Rini manulis surat dengan
mesin tik
S P O ket.
Alat
1. Kalimat Majemuk
Kalimat majemuk adalah kalimat yang terdiri dari dua kalimat tunggal
menjadi satu kalimat yang dihubungkan oleh kata penghubung/sambung. Oleh sebab
itu, kalimat majemuk memiliki induk kalimat dan anak kalimat.
Jenis-jenis kalimat
majemuk sebagai berikut.
A. Kalimat majemuk
setara
Kalimat majemuk setara adalah kalimat majemuk yang unsur atau
bagian-bagiannya mempunyai hubungan sederajat, atau dengan kata lain, kalimat
yang terjadi dari gabungan beberapa kalimat tunggal yang setara. Berdasarkan
kata sambung yang digunakan, kalimat majemuk setara dibedakan menjadi tiga
macam, yaitu:
a. Setara penggabungan/penjumlahan
Kata sambung yang
digunakan adalah dan, lalu, lagi
- Saya menangkap ikan
- Ibu mengolahnya
* Saya menangkap
ikan dan ibu mengolahnya
b. Setara memilih
Kata sambung yang digunakan adalah atau
Contoh
Kamu tinggal di sini
Kamu ikut pergi dengan
kami
* Kamu tinggal di sini
atau ikut pergi dengan kami
c. Setara pertentangan
Kata sambung digunakan adalah tetapi,
melainkan, sedangkan
Contoh:
Roni rajin belajar
Adiknya malas
* Roni rajin belajar,
tetapi adiknya malas
B. Kalimat majemuk
bertingkat
Kalimat majemuk bertingkat adalah kalimat majemuk yang hubungan antara
unsur-unsurnya tidak sederajat. Salah satunya ada yang berfungsi sebagai induk
kalimat, sedangkan unsur lainnya berfungsi sebagai anak kalimat. Berdasarkan kata sambung yang digunakan, kalimat
majemuk bertingkat dibedakan sebagai beriku:
Ø Kalimat majemuk pengandaian
Kalimat majemuk yang
ditandai oleh kata sambung jika, seandainya, andaikan
Contoh:
Rini akan datang ke
rumahku
Hujan turun deras
· Rini tidak akan
datang ke rumahku jika hujan
turun deras
Induk
kalimat Kata
sambung anak
kalimat
· Jika hujan
turun deras, Rini tidak akan datang ke rumahku
Anak
kalimat induk
kalimat
Anak kalimat selalu didahului oleh kata
penghubung/sambung
Ø Kalimat majemuk perbandingan
Kalimat majemuk ditandai oleh kata sambung ibarat,
seperti,bagaikan, laksana
Contoh:
Ia merasa hidup seperti dalam
penjara biarpun tinggal di rumah yang indah
Biarpun tinggal di
rumah yang indah, ia merasa hidup seperti dalam penjara
Kalimat majemuk
hubungan sebab
Kalimat majemuk yang ditandai oleh kata sambung sebab,
karena, oleh karena itu
Contoh:
Andi tidak masuk sekolah karena sakit
Karena sakit, Andi
tidak masuk sekolah
Ø Kalimat majemuk hubungan akibat
Kalimat majemuk
ditandai oleh kata sambung sehingga, sampai, maka
Contoh:
- Kakak bekerja
terlalu payah sehingga jatuh sakit
Ø Kalimat majemuk hubungan cara
Kalimat majemuk ditandai oleh kata sambung dengan
Contoh:
Dengan sangat
hati-hati, polisi akhirnya dapat menangkap pencuri itu
Ø Kalimat majemuk hubungan penjelasan
Kalimat majemuk
ditandai oleh kata sambung bahwa
Contoh:
Bapak guru menjelaskan bahwa belajar
bahasa itu sangat besar sekali manfaatnya
Ø Kalimat majemuk hubungan waktu
Kalimat majemuk yang
ditandai oleh kata sambung ketika, sewaktu, semasa
Contoh:
Saya belajar ketika ayah datang dari
kantor
C. Kalimat majemuk
campuran
Kalimat majemuk campuran ialah kalimat majemuk yang merupakan gabungan dari
kalimat majemuk setara dengan kalimat majemuk bertingkat. Dalam kalimat majemuk campuran, sekurang-kurangnya terdiri
dari tiga kalimat tunggal.
Contoh:
Pekerjaan itu sudah selesai ketika ayah
datang dari kantor dan ibu sudah menidurkan adik
Induk kalimat : a. Pekerjaan itu sudah
selesai
Anak kalimat : b. Ayah datang dari
kantor
c.
Ibu sudah menidurkan adik
Jadi, dalam kalimat tersebut terdiri dari tiga kalimat
tunggal, satu induk kalimat dan dua kalimat menjadi anak kalimat






0 komentar:
Posting Komentar